![]() |
Kau tau,
Matahari pagi selalu sama,perasaan kita tidak.Seperti langit yang berubah sewaktu-waktu,tidak seperti air yang mengalir,lebih kepada jalan terjal yang naik turun bergelombang.
Detik waktu berjalan dalam jarak yang sama,perasaan kita tidak.Resah datang melihat waktu yang terus berjalan,sementara antara kita tidak pernah terjadi pengakuan.
Tatap mata bertemu, pura-pura menghindar,senyum malu terurai,pipiku merah merona ketika mendengar nama yang terucap.
Aku tahu di antara kita saling menjaga diri.Tak banyak yang bisa ku lakukan selain mendoakanmu.Ya,hanya itu saja.Sebab diantara kita memang bukan siapa-siapa (atau perlu kusebut belum jadi siapa-siapa).Perasaan yang kita miliki tak lantas membuat kita menjadi saling memiliki.
Kau tau,
setiap perasaan memerlukan tindakan. Dan tindakan itu haruslah bertujuan. Jika aku menujumu,ingatkan aku untuk berpaling lewat matamu kepada Tuhan lalu bertanyalah tentang kabar ibadahku.
#Lautanlangit
Bukankah 2 orang memiliki satu rasa itu sebuah keajaiban? Tapi seajaib apapun,selama tidak ada langkah untuk mengambil tindakan,samudra antara kita tetap terbentang luas.Ya, aku tau bagaimana rasanya menunggu,sebab itulah yang ku lakukan selama ini.Ya, aku masih harus tetap menunggu sampai jarak ini hilang dengan beberapa ikrar kata.
Sebab aku tidak dapat memilih antara melangkah maju atau berjalan mundur ,jadi aku memilih menetap. Hanya doa sebagai ungkapan rindu, sebab sang maha cinta lebih tau apa yang terbaik.Mereka bilang tujuan yang sama akan mempertemukan orang-orang dalam perjalanan. Jika tujuanku dan tujuanmu sama maka akan ada kemungkinan kita akan bertemu.Sebab janji Allah itu pasti, maka aku hanya akan mempercayainya. Mungkin suatu hari nanti aku akan melangkah menujumu, tapi sekarang nyali ku belum ebesar itu. Memperbaiki diri adalah hal yang harus ku lakukan sekarang, hingga saatnya nanti kesiapanku membaaku melangkah menujumu.
Aku tahu di antara kita saling menjaga diri.Tak banyak yang bisa ku lakukan selain mendoakanmu.Ya,hanya itu saja.Sebab diantara kita memang bukan siapa-siapa (atau perlu kusebut belum jadi siapa-siapa).Perasaan yang kita miliki tak lantas membuat kita menjadi saling memiliki.
Kau tau,
setiap perasaan memerlukan tindakan. Dan tindakan itu haruslah bertujuan. Jika aku menujumu,ingatkan aku untuk berpaling lewat matamu kepada Tuhan lalu bertanyalah tentang kabar ibadahku.
#Lautanlangit
Bukankah 2 orang memiliki satu rasa itu sebuah keajaiban? Tapi seajaib apapun,selama tidak ada langkah untuk mengambil tindakan,samudra antara kita tetap terbentang luas.Ya, aku tau bagaimana rasanya menunggu,sebab itulah yang ku lakukan selama ini.Ya, aku masih harus tetap menunggu sampai jarak ini hilang dengan beberapa ikrar kata.
Sebab aku tidak dapat memilih antara melangkah maju atau berjalan mundur ,jadi aku memilih menetap. Hanya doa sebagai ungkapan rindu, sebab sang maha cinta lebih tau apa yang terbaik.Mereka bilang tujuan yang sama akan mempertemukan orang-orang dalam perjalanan. Jika tujuanku dan tujuanmu sama maka akan ada kemungkinan kita akan bertemu.Sebab janji Allah itu pasti, maka aku hanya akan mempercayainya. Mungkin suatu hari nanti aku akan melangkah menujumu, tapi sekarang nyali ku belum ebesar itu. Memperbaiki diri adalah hal yang harus ku lakukan sekarang, hingga saatnya nanti kesiapanku membaaku melangkah menujumu.
