Sabtu, 07 November 2015

AKU,


Namaku Rizky putri angeriani.Aku di lahirkan oleh seorang wanita cantik dan tangguh bernama Khodijah Anuddin, 20 tahun yang lalu. Ayahku bernama Adam Damiri,seorang ayah  yang sangat disiplin dalam mendidik anak-anaknya. Bunda dan Ayahku adalah seorang guru.Terlahir dalam keluarga yang sebagian besarnya adalah para pendidik,dari kakek,uwak,cicik,ayahku dan saudara-saudaranya rata-rata semua guru,ada juga yang pegawai asuransi dan bekerja di rumah sakit tapi tak sebanyak yang menjadi guru. Aku bukan anak yang pandai bergaul sejak kecil,aku lebih suka berada di rumah ketimbang bermain di luar.Aku adalah anak yang terkenal dengan watak yang keras, anak yang akan melakukan aapun untuk mendapatkan apa yang dia inginkan. Anak yang suka menyendiri dan tidak suka bersosialisasi.
Sejak kecil aku sudah terbiasa dengan buku-buku,karena bundaku adalah orang yang sangat suka membaca.Tidak terhitung ada berapa banyak buku dan majalah yang ku punya sejak kecil. Ayah akan membelikan buku dan majalah kanak-kanak untukku dan adikku setiap minggu. Aku tumbuh dengan didikan yang cukup disiplin, sejak SD aku sudah terbiasa dengan kegiatan sehari-hari yang terjadwal, karena bunda ku selalu membuatkan jadwal sehari-hari untuk kami. Biasanya setiap hari aku menuliskan kegiatanku di buku diary, bunda mewajibkan kami untuk menulis diary. Di samping SD aku juga bersekolah agama, dan masuk taman pendidikan Al-Quran (TPA). Setiap pulang SD, sorenya aku sekolah agama, kecuali hari selasa dan kamis karena hari itu aku kursus bahasa inggris sedangkan Sabtu dan Minggu aku kursus komputer dan Matematika.Kursus ini berlanjut sampai aku kelas 2 SMP.Aku berhenti kursus karena gur yang mengajar pindah daerah. 
Pada saat kelas dua SMP bunda ku di angkat menjadi kepala sekolah di SMP tempatnya mengajar, berapa bulan kemudian Ayah ku di pindahkan tempat kerjanya dan di angkat jadi kepala sekolah juga. Kebetulan ayahku jadi kepala SMP tempatku sekolah.
Kehidupan sekolah SMPku sama dengan kehidupan anak-anak seusia ku saat itu. Aku masuk SMA umur 14 tahun, cukup muda dari umur anak SMA seharusnya, ya karena aku cepat masuk SD itupun umurku di tua kan 7 bulan.Masa SMA adalah masa-masa yang sangat berkesan untukku,semua pangalaman yang mendewasakan diri ku dapati di masa ini. Dari mulai di fitnah, di bully dan pada akhirnya di puji pun semua pernah aku rasakan.
Kekuatan hati sungguh di uji terutama pada saat kelas 1 dan 2 SMA, untungnya aku punya bunda dan ayah yang sangat menyayangi dan memercayaiku, ya mereka tau aku yang sebenarnya karena mereka yang mendidikku dari bayi.
Sebelum ujian nasional aku di tawari oleh kepala SMA kami untuk mendapatkan beasiswa sekolah ke Malaysia.Sebelumnya sama sekali tidak tertarik,karena aku tidak ingin terpisah jauh dari orangtuaku .
Tapi pada akhirnya, aku bersekolah disini juga.
Saat ini umurku 20 tahun, aku seorang mahasiswa akhir tahun yang sedang berjuang di susahnya projek kuliah dan praktek klinikal.InsyaAllah, 2017 ini aku sudah punya gelar di belakang namaku.
Semua yang ku lakukan hari ini dans eterusnya adalah bagian dari usaha untuk menjadi anak yang membanggakan kedua orangtua ku yang telah memberikan banyak pengorbanan untukku, Karena membahagiakan mereka adalah salah satu dari tujuan hidupku.